Inilah tujuan utama kita beribadah

Tujuan utama dari ibadah kita adalah “Takwa”. Sesuai dengan surah Al-Baqarah : 21 yang bunyinya ,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa (Al-Bawarah, 21) ”

Seseorang yang bertakwa, akan selalu mengikuti sifat-sifat-Nya. Ia akan terhindar dari gangguan kehidupan, goncangan jiwa dan apa saja yang bertalian dengan beda. Itu artinya bahwa ia beribadah kepada Allah.  Manusia diberi sarana oleh-Nya. Diberi bumi untuk tinggal dan beribadah kepada-Nya.

Sumber :

Anda Bertanya Islam Menjawab

Advertisements

Anda Bertanya Islam Menjawab

Anda Bertanya Islam Menjawab merupakan judul buku karya Prof.Dr.Muhammad Mutawalli Sya’rawi, terbitan Gema Insani Press tahun 1989. Buku ini memiliki kurang lebih 158 halaman.

Semoga penulis buku ini menerima banyak aliran pahala jariyah karena buku yang dibuatnya bermanfaat untuk banyak pihak.

Berikut penampakan bagian depan dan belakang bukunya :

Buku-ummah-jannah-anda-bertanya-islam-menjawab

Buku-ummah-jannah-anda-bertanya-islam-menjawab-belakang

Khadijah binti Khuwailid Radiallahu Anha – Istri Salehah yang Pintar dan Taat Beragama

Khadijah Radiallahu Anha merupakan tokoh yang seharusnya menjadi panutan setiap muslimah. Beliau merupakan salah satu dari empat wanita penghuni surga yang dimuliakan. Seperti yang di post di sini,

Terdapat sebuah hadis dari A’isyah Radhiyallahu ‘Anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam bintu Imran, Fatimah bintu Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah bintu Khuwailid, dan Asiyah.” (HR. Hakim 4853 dan dinilai ad-Dzahabi: shahih sesuai syarat Muslim) (1).

Khadijah Radiallahu Anha merupakan putri dari Khuwailid bin As’ad bin Abdul Uzza bi Qushai, lahir sekitar tahun 555 M, dan merupakan istri pertama dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ikut menegakkan ajaran agama Islam (2). Beliau lahir dari keluarga yang terpandang dan sukses dalam menjalankan bisnis, beliau juga tidak segan untuk menyumbangkan seluruh harta benda demi keyakinan yang dianutnya, Islam.

Sumber:

(1) https://muslimah.or.id/5975-mutiah-wanita-pertama-penghuni-surga-mana-dalilnya.html

(2) “30 Wanita Ahli Surga”, Nur K, 2016.

Wanita Ahli Surga Menurut Hadist

Terdapat sebuah hadist dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam bintu Imran, Fatimah bintu Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah bintu Khuwailid, dan Asiyah.” (HR. Hakim 4853 dan dinilai ad-Dzahabi: shahih sesuai syarat Muslim)
Sumber: https://muslimah.or.id/5975-mutiah-wanita-pertama-penghuni-surga-mana-dalilnya.html